Rabu, 30 Maret 2011

TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA (SOFTSKILL)

MAKALAH
“AKU BANGGA INDONESIA”



          NAMA      : RETNO GINANJAR RAHAYU 
          KELAS      : 1EB21
          NPM        : 25210779




KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, serta doa dan motivasi dari berbagai pihak sehingga pada akhirnya makalah yang disusun untuk  persyaratan tugas softskill pada mata kuliah Perekonomian Indonesia yang Ke-2 membuat makalah tentang “Aku Bangga Indonesia” dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya. 
Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu penyelesaian penulisan ini, terutama kepada :
·   Ibu Prof. DR. E.S. Margianti, SE.MM, selaku Rektor Universitas Gunadarma
·   Bapak Aris Budi Setyawan selaku dosen mata kuliah Perekonomian Indonesia
· Orang Tua saya yang telah memberi saya motivasi, dorongan dan semangat sehingga penulisan ini dapat terealisasikan dengan baik
·  Semua pihak yang telah membantu ataupun memberikan dorongan baik moril maupun materil yang dibutuhkan dalam menyelesaikan penulisan ini

Dalam penulisan ini saya menyadari bahwa penulisan ini masih jauh dari kesempurnaan dan banyak kekurangan, baik dalam isi maupun cara penyajiannya, karena keterbatasan ilmu dan pengetahuan saya. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun bagi penyempurnaan penulisan ini.

 Bekasi, Maret 2011

                                                                                 
                                                                                            ( Retno Ginanjar Rahayu )



DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Perumusan Masalah
1.3 Tujuan Penulisan
BAB II METODOLOGI PENELITIAN
2.1  Pemilihan Subjek
            2.2  Tempat dan Waktu Penelitian
            2.3  Metode Pengumpulan Data
2.4  Studi Kepustakaan
BAB III PEMBAHASAN
3.1 History Perekonomian Indonesia
            3.2 Masalah Perekonomian Indonesia           
            3.3 Kinerja yang dilakukan pemerintahan SBY dan Boediono
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA



AKU BANGGA INDONESIA

BAB I
PENDAHULUAN


1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

Negara kita lahir sebagai negara yang berdaulat dengan memiliki eksistensi yang tergambar dalam cermin karakteristik unik dan dibangun berdasarkan pada dasar negara dan undang-undang serta hukum tertentu. Begitu pula dalam perekonomian Indonesia kita berpijak berdasarkan landasan-landasan yang terbentuk dalam pasal yang terdapat didalam undang-undang. Salah satunya, pada amandemen pasal 33  UUD 45 disebutkan; (1) perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan, (2) cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara, (3) bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, dan (4) perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas asas demokrasi ekonomi dengan prinsip keadilan, kebersamaan, efisiensi, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
Berangkat dari pasal tersebut, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Perekonomian berdasar atas demokrasi ekonomi, kemakmuran bagi semua orang. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan bukan kemakmuran orang-perorangan. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung dalam bumi adalah pokok-pokok kemakmuran rakyat, harus dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat semata.
Dari uraian tersebut di atas dapat dikemukakan secara lebih ringkas bahwa ekonomi Indonesia disusun bukan pada polar tertentu. Namun,  perekonomian disusun dengan memadukan berbagai ciri dari tata ekonomi yang berada pada garis sepanjang polar tata ekonomi, dengan memberikan penguatan berbasis pada karakteristik sebagai kekhasan bangsa Indonesia.

1.2 Perumusan Masalah

Dalam penulisan ini, saya membatasi pokok batasan pada ruang lingkup penjelasan mengenai Indonesia dari segi ekonomi. Karena mengingat keterbatasan penyusunan dalam hal waktu, biaya dan tenaga serta minimnya pengetahuan saya dalam penyempurnaan tulisan dan sulitnya mendapatkan informasi secara rinci tentang Indonesia dalam segi ekonomi. Maka dari itu, saya membatasi masalah tentang pembahasan ini supaya terfokus pada satu objek dan pembahasan lebih terperinci pada masalah tersebut.
Adapun perumusan masalah yang penulis telah buat adalah : 
               1)  History Perekonomian Indonesia
   2) Masalah Perekonomian Indonesia Bersatu Jilid II (era SBY – BOEDIONO)             
      3) Kinerja yang dilakukan Pemerintahan SBY dan Boediono dalam upaya untuk kemajuan pertumbuhan ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan yang merata 
     4) Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah sebagai alternatif untuk memperbaiki perekonomian indonesia

1.3 Tujuan Penulisan

Untuk memberikan suatu wawasan untuk penulis dan pembaca berupa informasi secara rinci tentang perkembangan Indonesia dalam segi ekonomi dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. Kita juga bisa memahami dan mengerti Indonesia dalam segi ekonomi dalam arti luas. Selain itu, makalah ini dibuat sebagai bahan penyelesaian tugas makalah SOFTSKILL “PEREKONOMIAN INDONESIA”.



BAB II

Metode Penelitian

   Metode Penulisan

2.1. Pemilihan Subjek

Melakukan pengumpulan data dan penelusuran literature melalui buku maupun internet www.google.com tentang Perkembangan Indonesia dalam segi ekonomi pada masa pemerintahan saat ini.

2.2. Tempat dan Waktu Penelitian
               
            1.      Tempat            :    a. Kampus (J) Gunadarma Kalimalang
 b. Dirumah
 c. Diwarnet
2.     Tanggal             :   14 – 20 Maret           

2.3 Metode Pengumpulan Data

Melakukan pengumpulan data dari berbagai sumber buku yang terkait dengan materi ini, khususnya yang berkaitan dengan Perkembangan Indonesia dalam masa pemerintahan saat ini . Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain dengan cara :
Riset Lapangan  ( Field research )
Dalam riset ini, saya melakukan pengumpulan data mengenai apa saja hal – hal yang berkaitan dengan Perkembangan Indonesia dalam masa pemerintahan saat ini. 

2.4 Studi Kepustakaan
              
Studi Pustaka (library), yaitu dengan cara mengumpulkan data yang bersumber dari buku dan makalah yang berhubungan dengan Perkembangan Indonesia dalam masa pemerintahan saat ini.. Pada metode ini, penulis juga mencari materi yang berhubungan dengan penulisan ini di internet  www.google.com



BAB III
PEMBAHASAN


DESKRIPSI DATA

3.1 History Perekonomian Indonesia

A. PEMERINTAHAN IR.SOEKARNO (ORDE LAMA)
Dalam bidang ekonomi , Indonesia telah mengalami perubahan dalam berbagai fase yang menjadi sejarah perjalanan perekonomian Indonesia. Pembahasan dimulai pada masa orde lama kebijakan pada pemerintahan era Ir Soekarno diantaranya:
- Program Banten (1950 – 1951)
- Program Urgensi Perekonomian (1952-1954)
- Program Repelita I (1955 – 1960)
- Program Repelita II (1960 – 1965)

B. PEMERINTAHAN SOEHARTO (ORDE BARU)
Pada masa Orde Baru perekonomian Indonesia mengalami peningkatan subsidi dan hutang  secara drastis,  sementara itu belanja untuk pembangunan dikurangi sehingga terjadinya inflasi. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi pada masa itu belum terealisasikan dengan baik.
·         
C. PEMERINTAHAN TRANSISI (era Presiden B.J. Habibie)
Krisis ekonomi mempunyai dampak yang sangat memprihatinkan terhadap peningkatan pengangguran, baik di perkotaan maupun di pedesaan, daya beli masyarakat menurun, pendidikan dan kesehatan merosot serta jumlah penduduk miskin bertambah oleh karena itu muncul kebijakan Jaring Pengaman Sosial (social safety net). Yang menyebabkan suatu prestasi yang mengagumkan yakni nilai tukar rupiah dari 16.000 menjadi 6.000 rupiah.

D. PEREKONOMIAN REFORMASI (era Presiden K.H. Abdurrahman Wahid)
Terjadi banyak keanehan dan tidak terdapat kebijakan perekonomian.Pada masa Gus Dur, rating kredit Indonesia mengalami fluktuasi, dari peringkat CCC turun menjadi DDD lalu naik kembali ke CCC. Salah satu penyebab utamanya adalah imbas dari krisis moneter pada 1998 yang masih terbawa hingga pemerintahannya.

E. PEREKONOMIAN GOTONG ROYONG (era Presiden Ibu Megawati Soekarnoputri)
Kebijakan Privatisasi secara teoritis, bagi penganut neoliberal, privatisasi dimaksudkan sebagai jalan untuk mengatasi masalah kekurangan financial, untuk membuat pelayanan menjadi lebih efisien, serta mengindari distorsi pada makro dan mikro ekonomi akibat pelayanan public gratis (Carlos Vilas). Pada kenyataannya, privatisasi telah mengarah para pengguna jasa untuk membeli dengan harga yang lebih mahal, karena perusahaan yang terprivatisasi kini menggunakan kriteria bisnis dan mencari keuntungan (profit).

F. PEREKONOMIAN INDONESIA BERSATU JILID I (era SBY- JK)
Muncul beberapa program yang dijalankan oleh pemerintah seperti, Bantuan Langsung Tunai (BLT), PNPM Mandiri dan Jamkesmas.

G. PEREKONOMIAN INDONESIA BERSATU JILID II (era SBY – Boediono)
Bank Indonesia menetapkan empat kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini, yakni BI rate, nilai tukar, operasi moneter dan kebijakan makroprudensial untuk pengelolaan likuiditas, serta makroprudensial lalu lintas modal.

Bila dipahami dari artikel diatas jatuh bangunnya suatu perekonomian tergantung kepada bagaimana cara pemerintah tersebut konsisten kepada semua kebijakan fiskal maupun moneter dan target yang sudah dibuat karena stabilitas perekonomian bisa terbentuk kalau pemerintah mampu mangatur variabel ekonomi makro dan mengontrol serta mengambil langkah tepat untuk mengantisipasi dalam menghadapai masalah perekonomian.

3.2 Masalah Perekonomian Indonesia Bersatu Jilid II (era SBY – BOEDIONO)

Perekonomian yang direalisasikan oleh pemerintah saat ini terbilang belum optimal dalam memperbaiki krisis ekonomi di negara ini seperti upaya pemberantasan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) yang masih lamban, banyaknya investor asing yang mendominasi pada pasar modal sehingga perbankan lebih dikuasai oleh perusahaan asing, banyak sebagian SDA Indonesia yang menjadi modal asing seperti mineral ataupun minyak yang sudah dikuasai perusahaan asing dan itu membuat keuntungan besar perindustrian pihak asing, perdagangan bebas yang terbuka seluas-luasnya juga salah satu kerugian untuk negara kita,  belum optimal dalam memulihkan kurs rupiah, kemiskinan, pengangguran, belum terwujudnya kesejahteraan yang merata dan belum terwujudnya stabilitas perekonomian padahal jika berdasarkan kebijakan yang sudah dijanjikan oleh pemerintah, masalah krisis ekonomi seperti yang disebutkan diatas masih tergolong sebuah pr untuk pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang makmur dan sejahtera.

3.3 Kinerja yang dilakukan Pemerintahan SBY dan Boediono dalam upaya untuk kemajuan pertumbuhan ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan yang merata.

Kemajuan Berbagai usaha yang dilakukan oleh pemerintah perlu diapresiasikan karena banyak program yang sudah dijalankan oleh pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan yang merata untuk rakyat seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS), pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), RASKIN, Dan BOS untuk keringanan biaya pendidikan dari SD – SMP Negeri, membuat sukses dalam pemberantasan korupsi melalui KPK yang telah dibentuk, lebih mengarah kepada pembangunann infrastruktur.

Seharusnya Pemerintah saat ini………..

Pemerintah harus ikut serta dalam mendorong percepatan proses pemulihan ekonomi. pemerintah harus lebih kreatif dalam menghadapai masalah perekonomian untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi sehingga bisa menekan pengangguran dan kemiskinan di negeri ini. pemerintah harus konsisten kepada semua kebijakan fiskal maupun moneter dan target yang sudah dibuat karena stabilitas perekonomian bisa terbentuk kalau pemerintah mampu mangatur variabel ekonomi makro dan mengontrol serta mengambil langkah tepat untuk mengantisipasi dalam menghadapai masalah perekonomian.
Salah satunya caranya adalah dengan memperkuat kembali industri nasional, terutama di sektor manufaktur dan agroindustri. Reindustrialisasi ini bisa dilakukan dengan menyokong pertumbuhan industri nasional melalui perbaikan infrastruktur, perbaikan birokrasi, dan pemberian bantuan modal bagi industri yang membutuhkan.

Sebagai generasi muda dengan segala aspek positif bisa turut mengembangkan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi dan maju diantaranya :

1.  Sebagai anak bangsa, kita di wajibkan untuk mendukung pemerintahan yang bersih dan konstitusional. Jika kita melihat ada yang kurang cocok atau melenceng dari konstitusi, boleh kita protes namun salurkanlah ketidakpuasan atau kekecewaan itu dalam suatu wadah yang benar.
2.  Sebagai mahasiswa haruslah kita bersikap kritis dan mampu memahami setiap proses perkembangan perjalanan ekonomi dengan cara perduli terhadap berbagai informasi terkini mencetak pemikiran-pemikiran fresh dan berguna bagi bangsa. Dengan tujuan untuk mewujudkan negara Indonesia yang maju. Kita harus menjadi tonggak penerus perjuangan bangsa yang cerdas, tangkas dan intelektual.


BAB IV

PENUTUP


4.1 KESIMPULAN

Berdasarkan penulisan ini dapat disimpulkan bahwa perbaikan perekonomian Indonesia adalah harapan bangsa, namun sampai saat ini kesejahteraan yang diimpikan rakyat Indonesia belum terwujud. Memang tidak dipungkiri peranan pemerintah sangat penting dalam kelangsungan perekonomian Indonesia, namun masih belum optimal dalam setiap kebijakan yang pemerintah tetapkan. Misalkan pemerintah lebih mengarah kepada pembangunan infrastruktur tapi pelaksanaannya belum terealisasikan dengan baik.
Jadi, agar perekonomian Indonesia menjadi lebih baik pemerintah harus ikut serta dalam mendorong percepatan proses pemulihan ekonomi. Pemerintah harus lebih kreatif dalam menghadapai masalah perekonomian untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi sehingga bisa menekan pengangguran dan kemiskinan di negeri ini. Pemerintah harus konsisten kepada semua kebijakan fiskal maupun moneter dan target yang sudah dibuat karena stabilitas perekonomian bisa terbentuk kalau pemerintah mampu mangatur variabel ekonomi makro dan mengontrol serta mengambil langkah tepat untuk mengantisipasi dalam menghadapai masalah perekonomian. “DEMI KESEJAHTERAAN RAKYAT INDONESIA”
Dan kita sebagai generasi muda dengan segala aspek positif bisa turut mengembangkan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi dan maju.

4.2 SARAN
           
Dalam penulisan ini saya menyadari bahwa ada beberapa kekurangan – kekurangan didalam pembuatan makalah ini yang harus disempurnakan. Oleh karena itu, saya berharap kesediaannya untuk melengkapi dan memperbaiki semua kekurangan – kekurangan tersebut dari penulisan makalah ini sehingga dapat lebih bermanfaat bagi kita semua.




DAFTAR PUSTAKA


Rabu, 16 Februari 2011

Perekonomian Indonesia




Pendapat Mengenai Perkembangan Perekonomian Indonesia

Pada masa Orde Baru, perekonomian Indonesia mengalami peningkatan subsidi dan hutang secara drastis, sementara itu belanja untuk pembangunan dikurangi sehingga terjadinya inflasi. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi pada masa itu belum terealisasikan dengan baik. Bergulir ke pemerintahan selanjutnya sampai pemerintahan sekarang pun dalam perekonomian indonesia belum mengalami kemajuan yang signifikan karena ’’belum menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan mewujudkan stabilitas perekonomian’’.

Memang tidak dipungkiri perekonomian Indonesia termasuk yang terbaik di tengah negara-negara lain yang dilanda krisis. Tidak sedikit masalah ekonomi yang berkepanjangan di negara kita diantaranya seperti upaya pemberantasan KKN (Korupsi , Kolusi,dan Nepotisme) yang masih lamban, banyaknya investor asing yang mendominasi pada pasar modal sehingga perbankan lebih dikuasai oleh perusahaan asing, banyak sebagian SDA Indonesia yang menjadi modal asing seperti mineral ataupun minyak yang sudah dikuasai perusahaan asing dan itu membuat keuntungan besar perindustrian pihak asing, perdagangan bebas yang terbuka seluas-luasnya juga salah satu kerugian untuk negara kita, belum optimal dalam memulihkan kurs rupiah dan belum terwujudnya kesejahteraan ekonomi yang merata. Dari penjelasan diatas, dengan demikian perkembangan perekonomian Indonesia pada pemerintahan saat ini “belum optimal dalam mewujudkan kesejahteraan ekonomi dan mewujudkan stabilitas perekonomian”.

Masalah ekonomi seperti yang diatas masih bisa diperbaiki jika pemerintah lebih kreatif dalam menghadapai masalah perekonomian untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi sehingga bisa menekan pengangguran dan kemiskinan di negeri ini. Dan mudah-mudahan kita sebagai generasi muda dengan segala aspek positif bisa turut mengembangkan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi dan maju . .

Kamis, 11 November 2010

Usaha Catering

BAB I

Pendahuluan



A. Latar Belakang Masalah

Menggeluti bisnis makanan memang tidak ada matinya. Selain menghasilkan keuntungan yang tinggi, makanan juga menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang. Jadi, dimanapun, kapanpun, kita membutuhkan makanan sebagai sumber pokok kehidupan. Menekuni bisnis pembuatan makanan memang membutuhkan ketekunan dan keuletan yang tinggi. Karena yang menjadi pertimbangan utama dalam menekuni bisnis ini adalah cita rasa. Apabila makanan kita sudah sesuai dengan selera konsumen, maka dijamin pesananpun akan terus mengalir. Memang ini tidak dijamin seratus persen, karena ada juga konsumen yang selain mencari selera makan yang pas, tetapi juga mencari tempat yang sesuai.
Salah satu bidang yang bisa digeluti dari bisnis makanan adalah usaha katering. Katering biasanya dibutuhkan pada berbagai acara seperti pesta perkawinan, seminar, acara keagamaan, dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut membutuhkan makanan dalam jumlah tertentu. Pada kegiatan-kegiatan tersebut, biasanya pihak penyelenggara menyewa jasa catering untuk menyiapkan makanan sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, bisa disimpulkan berbisnis catering tidak mengenal kata jenuh.

B. Identifikasi Masalah

• Apa definisi Catering ?
• Jenis – Jenis Catering ?
• Apa saja yang menunjang untuk komprehensif formal layanan penuh proposal
katering ?
• Komposisi menu dalam catering ?
• Macam – macam catering makanan ?
• Bagaimana memulai usaha catering ?
• Cara pemasaran dalam usaha catering ?
• Panduan memulai catering
• Contoh Perincian biaya dalam usaha makanan

C. Pembatasan Masalah
Karena mengingat keterbatasan penyusunan dalam hal waktu, biaya dan tenaga. Selain itu juga karena minimnya tempat observasi sebagai penunjang untuk mendapatkan informasi secara rinci tentang katering, terlebih lagi pembahasan katering juga sangat luas dalam banyak segi aspek. Maka dari itu, saya membatasi masalah tentang pembahasan ini supaya terfokus pada satu objek dan pembahasan lebih terprinci pada masalah tersebut.

Adapun pembatasan yang penulis telah buat adalah :

1) Bagaimana cara memasarkan usaha cetering
2) Jenis – jenis catering dan beragam catering lainnya
3) Panduan memulai usaha catering yang didapat dari observasi dan dari sumber
yang mempunyai usaha catering





BAB II
LANDASAN TEORI


Catering adalah bisnis penyediaan jasa makanan di berbagai tempat yang di antaranya di sebuah situs remote atau situs seperti hotel, rumah publik (pub) dan berbagai lokasi lainnya

Jenis-jenis katering

A. Katering Mobil

Sebuah katering mobile menyajikan makanan langsung dari sebuah kendaraan atau gerobak yang dirancang untuk tujuan tersebut. katering Mobile adalah umum di acara-acara outdoor
(seperti konser), tempat kerja, dan distrik bisnis pusat kota.

B. Event katering

Salah satu event organizer, acara perjamuan ataupun konvensi pasti membutuhkan jasa katering, katering yang menyajikan makanan dengan menunggu staf di meja makan atau set up diri-melayani prasmanan. Staf katering acara tidak bertanggung jawab untuk menyiapkan makanan, tetapi sering membantu mengatur ruang makan. Layanan ini biasanya disediakan pada perjamuan, konvensi, dan pernikahan. Setiap peristiwa dimana semua yang hadir disediakan dengan makanan dan minuman atau hors d'oeuvres kadang-kadang hanya sering disebut melayani acara.

Namun, saat- saat ini perusahaan katering tidak hanya sekedar untuk menyiapkan berbagai menu dalam sebuah acara melainkan juga berperan dalam mengelola dekorasi sesuai dengan tema dan pemilihan warna agar lebih menarik dan memuaskan semua klien agar tampilan dalam ruang makan tidak monoton, seperti pengaturan meja dan pencahayaan. Jadi, perusahaan katering juga terkait dengan perencana acara. Tren ini menuju memuaskan semua indera klien dengan makanan sebagai titik fokus.

C. Makan siang kotak Catering

Sebuah kotak makan siang biasanya disiapkan oleh katering dan turun ke lokasi
untuk kebutuhan makan klien. Kotak makan siang digunakan terutama di perusahaan untuk bekerja makan siang ketika mereka tidak punya waktu untuk beristirahat dari pertemuan mereka namun masih perlu makan. Perintah kotak makan siang ditempatkan dengan katering beberapa hari sebelum tanggal pengiriman. Makan siang kotak katering cara yang lebih efektif jika anda tidak ingin repot mengantri pesan makan siang atau malas makan siang diluar. Sebuah kotak makan siang sudah disiapkan untuk setiap orang, sehingga mereka memiliki semua makanan mereka dalam satu wadah.

Komprehensif formal layanan penuh proposal katering

* Sisa-line hal: waktu kedatangan sewa, staf waktu tiba, panel waktu buka, melayani makan waktu, waktu tutup, pickup sewa, dari-waktu-tempat. Masing-masing faktor
mempengaruhi harga katering.

* Pertimbangan Menu Umum: Klien mungkin memiliki kebutuhan diet atau agama khusus untuk dipertimbangkan. ini termasuk Halal, Kosher, Vegetarian, Vegan dan permintaan
makanan alergi. Semakin, klien tertarik untuk ketahanan pangan dan keamanan pangan.

* Hors d'oeuvres: harus jelas jika dilewatkan atau stasioner. Katering sebagian besar setuju bahwa tiga atau empat item berlalu sesuai untuk periode satu jam sebelum
makan.

* Meal Rentals: May meliputi meja, kursi, lantai dansa, tanaman, meja (cina, sendok garpu, gelas, seprai, pengisi daya), gelas bar, melayani peralatan, garam / lada, dll harus jelas apakah setup meja dan kursi dan take-down disertakan. Kebanyakan perusahaan rental tidak secara otomatis mencakup setup dan mengambil-down pada biaya sewa.

* Tenaga Kerja: verbiage bervariasi dari katering untuk katering, tetapi umumnya, suatu peristiwa akan memiliki Lead / Kapten / Event Manager, Chef, mungkin sebuah Sous Chef
atau Kitchen Asisten, Tunggu staf dan bartender.
* Service Charge: Pajak Penjualan, Beberapa kutipan akan mencakup pencahayaan, izin minuman keras, izin kebakaran, mengalungkan, motif bunga, valet dan memeriksa mantel. Katering memiliki komitmen untuk tidak mengungkapkan biaya ini secara khusus dalam kontrak mereka dengan klien. Oleh karena itu, katering kadang-kadang akan biaya substansial lebih di satu tempat versus another. Katering harus bersaing dengan operator ilegal. Sebuah katering yang sah akan memiliki izin usaha dan kesehatan izin kedua menunjukkan alamat tempat dari mana mereka melakukan bisnis.

Macam – Macam Usaha Katering Makanan

Katering Rumah

Pada umumnya dalam jasa katering ini hanya terdiri dari dua macam lauk dan satu jenis sayur, yang dikemas dalam satu rantang. Per rantang dikemas untuk empat atau lima orang
Promosi : Penyebaran brosur dari rumah ke rumah dengan mencantumkan daftar menu jasa katering per bulan, beserta harga penawaran dan system pembayaran. Cth katering murah dan menawarkan paket katering dengan harga murah. Atau juga paket katering harian yang hemat.


Katering Kantor

Masakan katering ini menyajikan Menu komplit; satu porsi berisi nasi, dua lauk dan satu sayur, dapat ditambah buah atau snack, yang disesuaikan dengan harga yang ditawarkan. Pemasaran paket katering dilakukan dengan menyebarkan brosur dari kantor ke kantor dengan menawarkan katering murah dan paket katering yang lengkap. Kendala yang mungkin dihadapi adalah terdapat beberapa gedung yang membuat peraturan untuk melarang para pedagang berjualan dalam area tersebut. Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya sebelum menawarkan jasa paket katering mencari informasi melalui pihak pengelola gedung

Katering Sekolah

Menu katering makanan komplit per porsi yang terdiri dari nasi, dua jenis lauk dan sayur, buah atau snack. Target market yang dituju adalah sekolah yang memiliki jam belajar hingga melewati siang hari. Pemasaran dilakukan bekerja sama dengan pihak sekolah

Katering Hajatan

Khusus untuk acara hajatan seperti arisan, ulang tahun, pertemuan keluarga atau acara khusus lainnya seperti dalam skala yang lebih besar seperti untuk acara pernikahan, ulang tahun dengan menggunakan system prasmanan atau katering pernikahan. Perlu dibuatkan cataloq yang menarik sebagai media promosi. Untuk dapat menjadi penyedia jasa katering makanan di suatu gedung tertentu, terlebih dahulu pihak perusahaan katering harus menjadi rekanan gedung tersebut misal katering pernikahan.

Katering Pabrik

Penyediaan jasa masakan katering untuk karyawan pabrik dengan jumlah ratusan bahkan ribuan porsi per hari. Pengadaan jasa ini dilakukan melalui proses tender.





BAB III

METODOLOGI PENELITIAN


A. Pemilihan Subjek

Melakukan observasi untuk pengumpulan data dan penelusuran literatur di tempat usaha catering makan siang nasi kotak.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

1. Tempat : a. Kampus (J) Gunadarma Kalimalang
b. Dirumah
c. Diwarnet
d. Tempat usaha catering

2. Waktu : 3 Oktober 2010 – 29 Oktober 2010


B. Metode Pengumpulan Data

Melakukan pengumpulan data dari berbagai sumber dan pihak yang terkait dengan materi ini, khususnya yang memiliki usaha catering. Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain dengan cara :
Riset Lapangan ( Field research )
Dalam riset ini, penulis melakukan observasi dan mencatat apa saja sarana atau prasarana dalam usaha catering. Pengumpulan data dan infomasi yang digunakan di dapat dari berbagai laporan sebagai berikut :
a. Daftar pertanyaan ( Kuesioner )
b. Melakukan pencatatan

C. Studi Kepustakaan

Suatu penelitian dilakukan melalui study literature, baik melalui buku – buku maupun dari internet membuka situs www.google.com




BAB IV

Pembahasan



A. Deskripsi Data

Memulai Usaha Catering

Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama adalah harus diketahui bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh order tersebut.

Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas.

Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai. Singkirkan hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko, dimana resiko bisnis adalah untung atau rugi. Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin besar. Yang terpenting adalah berani mencoba dan memulai. Lebih baik mencoba tetapi gagal daripada gagal mencoba.
Pahami masalah operasional di bisnis catering. Sebelum anda menginvestasikan sejumlah uang di bisnis catering, ada baiknya anda menginvestasikan waktu anda untuk belajar tentang bisnis yang ingin anda tekuni. Anda bisa belajar dari orang-orang yang sudah sukses di bisnis ini, baik secara terang-terangan (menggali informasi dari tangan pertama) ataupun secara diam-diam (dari penuturan media massa, cerita orang ketiga atau pengamatan langsung.

Dari sisi peralatan, anda juga harus menyiapkan alat-alat yang akan anda gunakan untuk memasak. Peralatan apa yang harus anda siapkan, tentu saja tergantung dari skala usaha yang ingin anda jalankan. Selain itu, anda juga harus mempersiapkan tenaga ahli atau penyedia makanan dan masakan enak yang kita kenal yag bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas khusus, misalnya memasak, mengisi gubuk-gubuk atau menghidangkan masakan.

Intinya kita perlu persiapan bisnis. Rencana usaha diperlukan untuk perlindungan bisnis kita. Kita perlu memiliki wawasan yang luas, dan tiap masalah minimal telah kita periksa. Mulai dari masalah produksi, staf, produknya (menu), pemasaran, logistik ,dan promosi seprti dalam acara family,gathering atau, semuanya harus masuk “check-list“.

Namun segala aspek dari bisnis katering telah Anda pikirkan. Melahirkan bisnis harus bertanggung jawab untuk merawat, mendidik dan membesarkannya dan “ini butuh waktu dan manajemen yang baik”.

Pemasaran Usaha Catering

Produk
Produk dalam hal ini menyangkut segala hal yang berkaitan dengan makanan yang disajikan. Dalam katering aspek gizi makanan lainnya bisa diabaikan, dan aspek seni olah boga lebih diutamakan. Mutu dan komposisi menu merupakan kekuatan. Perhatikan kombinasi makanan, cita rasa masakan/olahan, bahan, warna, dan teksturnya.
Siapkan set menu secara lengkap, dari sajian pembuka hingga penutup. Masing-masing dengan cita rasa yang tidak seragam, agar tidak membosankan. Penyajian hidangan sebisa mungkin terlihat lebih menarik dan bervariasi baik penataan, garnis atau hiasan, maupun wadah. Dalam pengolahan bahan makanan juga harus diperhatikan agar klien tidak merasa bosan dengan tekstur rasa yang itu-itu saja.

Harga
Penetapan harga (price) merupakan kunci lain keberhasilan katering. Harga yang bersaing memang tidak harus berarti murah, tapi jika Anda belum yakin betul dengan ukuran kocek calon pelanggan Anda lebih baik tidak memasang harga jauh di atas katering pesaing yang setaraf. Kecuali jika Anda yakin bisa memberikan kompensasi lain kepada pelanggan, khusus jaminan atas mutu makanan dan layanan Anda.
Harga dasar produk katering haruslah dapat menutup biaya atas seluruh komponen produksi yang meliputi biaya tetap dan biaya tidak tetap. Selisih antara harga yang ditawarkan kepada pelanggan dengan harga dasar merupakan besaran laba yang diharapkan. Sekalipun kelihatannya mudah, diperlukan keterampilan untuk menetapkan harga jual yang pas, agar bisa memberikan laba yang cukup tanpa membuat pelanggan mundur.
Namun hindari menetapkan harga serendah-rendahnya, dengan harapan katering Anda akan lebih laku (kecuali jika hanya untuk waktu tertentu selama masa promosi). Lonjakan penjualan dengan harga yang sangat rendah belum tentu dapat mendongkrak total laba, karena biaya untuk meningkatkan volume penjualan bisa lebih besar daripada penghematan biaya produksi. Akibat lain, perang harga macam ini berdampak merusak harga pasar dan berbalik merugikan harga produk katering, lantaran harga jadi sulit dikontrol.
Untuk menetapkan harga jual memang tidak mudah, karena berkait dengan banyak faktor lain di luar kontrol Anda. Seperti harga atas hidangan serupa milik pengusaha katering pesaing, gencar tidaknya promosi yang dilancarkan pesaing, daya beli pelanggan Anda, dan sebagainya.
Namun ada pendekatan sederhana, sekalipun ini tidak bisa diterapkan secara umum, yakni tentukan formula atau rumusnya.
Sebagai contoh, suatu perusahaan katering menetapkan harga jualnya dengan cara melipat gandakan biaya tidak tetap empat kalinya. Dengan harapan 1/4 dari harga tersebut bisa menutup gaji pegawai, 1/4 lagi untuk menutup seluruh pengeluaran di luar gaji, dan 1/2 dari harga jual tersebut sebagai laba. Biaya tidak tetap didapatkan dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran nyata, yang besarnya berubah-ubah bergantung pada besar kecilnya pesanan katering. Seperti biaya pembelian bahan makanan, kemasan, BBM, ongkos transportasi dan sebagainya.
Selain harga jual, kemudahan pembayaran pun merupakan faktor harga yang memberikan daya tarik bagi calon pelanggan. Buatlah agar pelanggan tidak merasa terbebani dengan besarnya uang muka tanda jadi dan pemotongan atas pembatlan pesanan. Faktor harga yang juga bisa menarik pelanggan adalah dengan menetapkan harga istimewa untuk pemesanan dalam jumlah tertentu atau memberikan potongan harga.
Lokasi
Lokasi yang strategis terlebih lagi jika adanya ruang fasilitas yang memadai akan memberikan kenyamanan kepada klien sehingga klien mendapatkan kepuasan dan menjadi modal untuk dijadikan pelanggan tetap. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kemudahan akses komunikasinya yakni perusahaan katering tersebut mudah dihubungi, misalnya lewat telepon, faksimili, radio panggil, bahkan mungkin internet.
Promosi
Promosi baik secara langsung maupun tidak langsung. Promosi langsung bisa dilakukan dengan beriklan di media massa seperti koran, majalah, radio, ataupun Buku Kuning Telkom. Alternatif lain dengan pemberian label dengan memasukkan nama, alamat, dan nomor telepon usaha katering di setiap kemasan seperti tisu, kardus, plastik, dan lain – lain. Promosi tak langsung bisa ditempuh dengan menawarkan proposal kerja sama dengan gedung pesta, perias pengantin, pemborong acara pesta, lembaga/ kantor pemerintah maupun swasta, ataupun perorangan dengan komisi sejumlah tertentu. Memberikan potongan harga kepada pelanggan merupakan salah satu strategi promosi tak langsung.
Panduan memulai usaha catering yang didapat dari observasi dan dari sumber yang mempunyai usaha catering

Pilih jenis usaha katering yang akan Anda jalankan. Apakah katering yang bersifat khusus atau umum, khusus berarti katering Anda hanya bisa disajikan untuk satu acara tertentu dengan menu khusus, misalnya untuk pesta kebun atau pesta formal sedangkan menu umum sangat fleksibel. Ia bisa digunakan untuk moment apapun.

Adakan survei kecil-kecilan untuk mengetahui kompetitor Anda. Cari tahu juga informasi soal harga, kualitas makanan serta kualitas penyajiannya.

Hitung ongkos produksi. Buatlah perbandingan dengan pemasukan yang Anda terima. Berspekulasilah agar Anda tidak merugi.

Di awal Anda membuka usaha, buatlah promosi. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan harga miring untuk setiap pemesanan.

Untuk Usaha katering, Anda tidak perlu mempertimbangkan faktor lokasi. Karena pemesanan bisa dilakukan lewat telepon atau dari mulut ke mulut.

Biaya Perincian usaha catering Nasi Box
Analisa Ekonomi
200 x Rp 8.000,00 = Rp 1.600.000,00
Total pemasukan = Rp 2.400.000,00

Pengeluaran
Estimasi 1x pesanan untuk ‘partai kecil’

Pemasukan
Snack : 200 x Rp 4.000,00 = Rp 800.000,00
Nasi box :
Belanja bahan baku snack = Rp 500.000,00
Belanja bahan baku nasi box = Rp 800.000,00
Biaya operasional = Rp 100.000,00
Total pengeluaran = Rp 1.400.000,00

Keuntungan
Laba bersih = Rp 2.400.000,00 - Rp 1.400.000,00
= Rp 1.000.000,00





BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN




A. KESIMPULAN

Sebagai bagian akhir penulisan karya ilmiah ini dan dengan berdasarkan uraian serta analisis pembahasan yang telah di kemukakaan oleh bab – bab sebelumnya maka dapat disimpulkan sebagai sebagai berikut :
Katering adalah bisnis penyediaan jasa makanan di berbagai tempat yang di antaranya di sebuah situs remote atau situs seperti hotel, rumah publik (pub) dan berbagai lokasi lainnya. Jenis– jenis katering antara lain katering mobile, event katering, makan siang kotak catering. Macam-macam usaha catering makanan adalah katering rumah, katering kantor, katering sekolah, katering hajatan, katering pabrik.
Dirangkum dari keseluruhan yang dijelaskan di bab – bab sebelumnaya hal – hal yang perlu diperhatikan untuk memulai usaha catering adalah persiapan operasional, persiapan tersedianya sarana dan prasarana, kelengkapan penggunaan modal kerja, pemasaran dan lokasi bisnis.

B. SARAN

Penulis ingin memberikan saran yang semoga saja menjadi saran yang membangun untuk para wirausahawan yang memiliki usaha catering. Saran – sarannya adalah sebagai berikut :
1. Bila ingin memulai usaha catering diskusikan terlebih dahulu dengan keluarga anda mengenai niat anda yang ingin membuka usaha catering
2. Pertimbangkanlah baik-baik usaha catering apa yang ingin anda jalankan lebih baik juga kalau di perkirakan dengan modal awal anda, jalankanlah usaha anda dengan sebaik – baiknya.
3. Adakan survei kecil-kecilan untuk mengetahui kompetitor Anda
4. Persiapkan sarana dan prasarana
5. Promosikan lewat media elektronik atau cetak, bias juga melalui lisan





DAFTAR PUSTAKA


http://bisnisukm.com/kiat-sukses-membuka-usaha-katering.html
http://kamissore.blogspot.com/2009/06/memulai-usaha-catering.html
http://dinokatering.byethost5.com/nophi/berita-110-definisi-pengertian-catering.html
http://www.tabloidnova.com/Nova/Karier/Wirausaha/Strategi-Menggenjot-Pemasaran-Katering-1

Sabtu, 23 Oktober 2010

Bisnis Sound System

 Jika Anda pernah mengadakan acara panggung maupun pesta, seperti pernikahan, khitanan, syukuran dan lain sebagainya, tidak dapat dipungkiri bahwa perlengkapan yang dapat lebih memeriahkan acara adalah peralatan sound system. Namun terkadang panitia acara tidak memiliki sound system sendiri. Dan di sinilah Anda bisa memanfaatkan situasi tersebut dengan berbisnis jasa mendirikan sewa/ rental sound system. Selain mudah pengelolaannya, jika Anda mampu memasarkannya maka setiap minggu paling tidak ada satu acara yang membutuhkan sound system. Apabila bisa memanfaatkan momen-momen tersebut, Anda bisa meraih omset sampai puluhan juta setiap bulannya.
Sebaiknya untuk menjalankan bisnis ini, Anda terlibat langsung karena menyangkut alat-alat yang harganya mencapai puluhan juta rupiah. Acara-acara pesta dan semacamnya bisanya diadakan di akhir pekan dan hari libur, sehingga Anda bisa menjalankannya dan tetap bisa terjun langsung tanpa mengganggu  pekerjaan pokok.
Anda bisa mengawali jasa sewa sound system ini dengan survey perangkat sound system terlebih dahulu di majalah ataupun langsung ke toko elektronik. Yang perlu diketahui adalah harga dan kualitasnya. Kualitas perlu di survey agar pelangggan puas dan menggunakan jasa Anda kembali atau bahkan memberitahukan ke teman-temannya yang lain. Dan masalah harga, harus disesuaikan dengan kondisi keuangan.
Peluang usaha ini memerlukan keahlian dalam hal elektronik. Selain itu juga harus mampu memenangkan persaingan, karena di setiap kota biasanya memiliki lebih dari satu usaha yang menyediakan jasa persewaan sound system.
Untuk memulai pemasarannya Anda bisa bekerja sama dengan wedding organizer dan event organizer, karena cara ini dapat menguntungkan kedua belah pihak. Dalam bisnis ini juga berlaku semakin baik kualitas peralataan, akan semakin di cari oleh pelanggan. Sehingga Anda harus pintar-pintar memilih barang. Dan apabila sudah cukup banyak pelanggan, Anda dapat menyisihkan sebagian keuntungan untuk kemudian membeli peralatan baru yang lebih baik.
Apabila Anda sudah siap melangkah untuk memulai bisnis ini, berikut adalah analisa ekonomi yang dapat menjadi panduan awal bagi usaha Anda.
Analisa Ekonomi
 
Investasi Awal*
Peralatan (cash)                    Rp    50.000.000,00
 
Biaya Operasional 
Gaji 2 pegawai @ Rp 500.000         Rp     1.000.000,00
Transportasi                        Rp       500.000,00
Listrik dan telepon                 Rp       300.000,00 +
Total                               Rp     1.800.000,00
 
Omset** perbulan                     Rp    3.000.000,00
Laba perbulan                        Rp    1.200.000,00
Analisis BEP                               > 1 tahun
 
catatan: * Tergantung kualitas alat
         ** Omset tergantung musim dan jumlah pesta
 

Bisnis Rujak Es Krim

 Siapa tak kenal dengan rujak es krim??  Santapan ringan ini memiliki rasa yang khas dan lengkap karena adanya perpaduan rasa rujak yang pedas asam dan sensasi dingin es krim/ es puter yang lembut dan manis. Jadi ada rasa manis, pedas, asam dan dingin dalam satu hidangan saja.Kuliner yang kini mulai berkembang di Jogja bahkan di kota-kota besar lainnya ini, memang tak sedikit peminatnya. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, kalangan bawah, menengah bahkan atas pun sangat menyukainya. Manfaatnya pun bukan hanya sebagai santapan ringan saja, namun rujak es krim ini mempunyai manfaat meningkatkan stamina tubuh Anda, karena banyaknya kandungan vitamin C dari racikan aneka buahnya. Kuliner khas ini sangat cocok dinikmati pada saat siang hari, rasa dingin es nya bisa membuat segar, rasa pedasnya menghindarkan kita dari rasa kantuk.
Salah satu tempat untuk dapat menikmati rujak es krim ini adalah di Jl. Palagan depan Mirota Palagan Yogyakarta. Rujak es krim milik pak Dardi ini berasal dari Wonosari Gunung Kidul, dan beliau memulai usahanya sejak tahun 1992 hingga sekarang. Pak Dardi mulai berjualan pada pukul 11 siang hingga 5 sore. Setiap harinya pak Dardi membawa 22 liter es krim/es puter. Untuk buah-buahanya 5 hingga 7 kg yang terdiri dari 7 macam buah yaitu: mentimun, mangga, nanas, jambu air, kedondong atau kweni (salah satu saja), pepaya dan bengkoang.
Kendala dalam bisnis ini adalah pada saat musim penghujan tiba, karena peminat es berkurang, (adem-adem ngombe es…!!) begitulah celethukan sebagian orang Jawa. Tips agar banyak pelanggan yang menyukai rujak es krim Anda, diantaranya bumbu harus pas, harga janganlah terlalu mahal, ramah dan sopan dalam melayani pembeli, cari pengepul buah agar mudah mendapatkan bahan baku dengan harga yang miring.
Resep Rujak Es Krim
Bahan:
Buah-buahan yang diserut
Bahan Bumbu Rujak:
  • cabe merah (sesuai selera)
  • cabe rawit (sesuai selera)
  • 2 sdt terasi goreng
  • 70 gram Gula jawa
  • 1 sdm Asam
  • 100 ml air matang
Bahan untuk membuat Es Puter:
  • 1 liter santan kental
  • 1 lembar daun pandan, potong-potong
  • 150 gram gula pasir
  • 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan 3 sdm air
  • 200 gram kelapa muda, cincang halus
Cara Membuat Es Puter
  1. Didihkan santan bersama garam, daun pandan, dan gula pasir sampai matang, aduk-aduk santan supaya tidak pecah.
  2. Masukkan larutan maizena, aduk rata lalu angkat dan dinginkan
  3. Buang daun pandannya, lalu tambahkan kelapa muda
  4. Masukkan ke ice cream maker lalu proses sesuai petunjuknya.
  5. Sajikan dengan pelengkapnya.
Cara Manual Membuat Es Puter
  1. Setelah langkah no.3 di atas, simpan es puter dalam kontainer di freezer selama 5 jam atau sampai mulai beku
  2. Haluskan dengan mixer/ keruk dengan sendok sampai hancur
  3. Simpan lagi di freezer sampai beku
  4. Ulangi langkah no.2 dan no.3 beberapa kali sampai es puter menjadi berbutir halus.
Analisa Ekonomi
Modal Awal
Gerobak lengkap (plus perlengkapan) Rp 1.500.000,.
Peralatan                           Rp   200.000,.+
Total                               Rp 1.700.000,.
Biaya Produksi
Kelapa 4 kg                         Rp    26.000,.
Es batu 20 buah                     Rp    10.000,.
Buah-buahan 7 kg (7 macam)          Rp   150.000,.
Bumbu                               Rp    50.000,.
Plastik                             Rp    20.000,.
Lain-lain                           Rp    24.000,.+
Jumlah                              Rp   280.000,.
Omset / hari
( Rp 3.000,. x 100 porsi )       =  Rp   300.000,.
Laba bersih / hari
( Rp 300.000,. - Rp 280.000,. )  =  Rp    20.000,.
Laba bersih / bulan
( Rp 20.000,. x 30 hari )        =  Rp   600.000,.
Sumber gambar : tim bisnisUKM